Batam, Kepulauan Riau — Forum Bela Negara Republik Indonesia (FBN RI) secara resmi melantik Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FBN RI Provinsi Kepulauan Riau dalam sebuah prosesi kenegaraan yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Acara pelantikan yang digelar di Kota Batam ini dihadiri oleh lebih dari seribu peserta dari berbagai unsur, mulai dari jajaran pengurus pusat dan daerah, unsur pemerintah, TNI, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga tokoh masyarakat.
Pelantikan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat nilai-nilai kesadaran bela negara, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki posisi geografis strategis sebagai wilayah perbatasan dan beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Acara dimulai sejak pagi hari dengan persiapan panitia dan penyambutan tamu undangan. Prosesi pembukaan dipandu oleh Master of Ceremony dari Kodaeral IV, dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi bangsa dan negara.
Nuansa kearifan lokal turut mewarnai acara melalui penampilan Tarian Sekapur Sirih yang dibawakan oleh siswa-siswi SMA Negeri 3 Batam. Tarian ini menjadi simbol penghormatan dan penyambutan kepada para tamu kehormatan, sekaligus mencerminkan kekayaan budaya Melayu yang menjadi identitas Kepulauan Riau.
Seluruh hadirin kemudian berdiri untuk menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, diikuti dengan Mars Forum Bela Negara, yang semakin meneguhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air. Laporan ketua panitia disampaikan sebagai gambaran umum persiapan dan tujuan pelaksanaan kegiatan, sekaligus menegaskan komitmen panitia dalam menyukseskan agenda strategis organisasi.
Suasana menjadi hening saat dilakukan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa dan tokoh-tokoh yang telah berkontribusi bagi perjuangan dan pembangunan Indonesia.
Prosesi Pelantikan sebagai Puncak Acara
Puncak acara ditandai dengan prosesi pelantikan pengurus DPW FBN RI Provinsi Kepulauan Riau. Rangkaian prosesi berlangsung secara tertib dan sakral, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan, dilanjutkan dengan pembacaan ikrar bela negara yang diikuti oleh seluruh pengurus yang dilantik.
Ikrar tersebut menegaskan kesiapan dan komitmen para pengurus untuk setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta menjaga keutuhan NKRI. Selanjutnya dilakukan pembacaan naskah pelantikan, penyematan pin dan baret secara simbolis, serta penyerahan bendera pataka sebagai lambang tanggung jawab dan amanah organisasi.
Rangkaian prosesi juga mencakup pembacaan pakta integritas dan menyanyikan lagu “Padamu Negeri”, yang semakin memperkuat makna pengabdian kepada bangsa dan negara. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP FBN RI bersama jajaran pimpinan pusat, disaksikan oleh seluruh tamu undangan.
Setelah pelantikan, dilakukan sesi foto bersama sebagai dokumentasi resmi, sekaligus penyerahan sertifikat kepada sekolah-sekolah yang telah berkontribusi dalam mendukung program kesadaran bela negara di Provinsi Kepulauan Riau.
Sambutan dan Pesan Strategis
Sejumlah tokoh nasional dan daerah menyampaikan sambutan pada acara tersebut. Ketua DPW FBN RI Provinsi Kepulauan Riau menegaskan bahwa FBN Kepri siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam membumikan nilai-nilai bela negara, terutama di kalangan generasi muda.
Sementara itu, Kepala Pusat Bela Negara menyampaikan bahwa bela negara bukan semata-mata tugas militer, melainkan kewajiban seluruh warga negara sesuai peran dan profesi masing-masing. Ia menekankan pentingnya membangun karakter bangsa yang berlandaskan disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air.
Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan DPW FBN RI Kepri. Ia menilai kehadiran FBN memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan ideologi bangsa, terutama di wilayah perbatasan yang rentan terhadap berbagai tantangan global.
Ketua Umum DPP FBN RI, Prof. Dr. Ir. Zainal Abidin Sahabuddin, M.M, menegaskan bahwa pembentukan dan pelantikan DPW FBN RI di berbagai daerah merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperluas gerakan bela negara secara terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan. Menurutnya, FBN hadir sebagai wadah kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Penyerahan Mandat dan Penguatan Organisasi
Dalam rangka memperluas jangkauan organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota, dilakukan penyerahan surat mandat kepada perwakilan pengurus daerah. Langkah ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi guna memastikan program-program bela negara dapat berjalan efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah sebagai ruang silaturahmi dan komunikasi antar peserta, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antara FBN dengan berbagai pemangku kepentingan.
Pembekalan Materi Bela Negara
Sebagai bentuk penguatan kapasitas dan pemahaman pengurus, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan materi tentang kesadaran bela negara yang disampaikan oleh narasumber dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan pimpinan pusat FBN RI. Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar bela negara, tantangan aktual bangsa, serta peran strategis masyarakat sipil dalam menjaga kedaulatan negara.
Pembekalan ini diharapkan mampu menjadi bekal bagi pengurus DPW FBN RI Provinsi Kepulauan Riau dalam menjalankan program kerja yang berdampak nyata di tengah masyarakat.
Komitmen Jangka Panjang
Pelantikan DPW FBN RI Provinsi Kepulauan Riau ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan juga penegasan komitmen jangka panjang untuk membangun kesadaran bela negara secara berkelanjutan. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan elemen masyarakat lainnya, FBN Kepri diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan nasionalisme.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian acara, Forum Bela Negara RI menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi aktif dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau sebagai wilayah strategis nasional.

